REVIEW JURNAL PERILAKU KONSUMEN
OLEH : LILA WATI
Diferensiasi
produk dan Segmentasi Pasar Sebagai Strategi Pemasaran Alternatif
Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Segmentasi pasar juga dapat diartikan sebagai proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli di pasar produk, menganalisis perbedaan antara pembeli di pasar.
Selama tahun 1930-an karya robinson dan chamberlin mengakibatkan revitalisasi dari teori ekonomi.Sementara klasik dan neoklasikal teori yang disediakan sebuah berguna kerangka kerja untuk analisis ekonomi, teori persaingan sempurna dan monopoli murni memiliki menjadi tidak memadai sebagai penjelasan dari Adegan bisnis kontemporer.Teori persaingan sempurna mengasumsikan homogenitas antara komponen-komponen dari kedua sisi permintaan dan penawaran dari pasar, tetapi keragaman atau heterogenitas sekarang aturan daripada pengecualian. Alternatif strategi pemasaran utama tersedia untuk perencana dan merchandiser produk dalam lingkungan ditandai dengan persaingan tidak sempurna.
Tujuan utama segmentasi pasar (Market Segmentation) adalah untuk merangsang semua pelanggan yang berpotensial. Pemasaran (marketing) yang tidak memiliki target adalah sia-sia, karena ada banyak kelompok pelanggan yang mungkin tidak tertarik untuk membeli jasa yang dijual. Inti dari suatu pemasaran (marketing) yang baik adalah mengambil satu segmen yang paling menarik dalam pelayanan yang spesifik dan mengaplikasikan unsur-unsur pemasaran terhadap segmen tersebut. Segmentasi (segmentattion) mencakup beberapa analisis sebagai berikut, segmen pasar (market segment) mana yang menjadi target pasar (market target)? Apa yang pelanggan inginkan dari jenis pelayanan yang dijual? Bagaimana cara terbaik untuk menyusun unsur-unsur pemasaran dalam memenuhi berbagai keinginan dan kebutuhan mereka? Di mana pelayanan tersebut dipromosikan? Dan kapan pelayanan itu dipromosikan?
Banyaknya perusahaan yang melakukan segmentasi pasar atas dasar pengelompokkan variabel tertentu. Dengan menggolongkan atau mensegmentasikan pasar seperti itu, dapat dikatakan bahwa secara umum perusahaan mempunyai motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan tingkat penjualan dan yang lebih penting lagi agar operasi perusahaan dalam jangka panjang dapat berkelanjutan dan kompetitif.
Bahwa
ada kekurangan atau kemiripan antara item ditawarkan ke pasar oleh individu
produsen berbagai produk adalah jelas dalam setiap toko variasi, department
toko, atau pusat perbelanjaan. Dalam banyak kasus, dampak dari keragaman ini
diperkuat oleh iklan dan kegiatan promosi. Kehadiran perbedaan dalam penjualan
menawarkan dibuat dengan bersaing pemasok menghasilkan keragaman pasokan yang
tidak konsisten dengan asumsi teori sebelumnya. Perbedaan telah disorot untuk
kepentingan meningkatkan kejelasandalam teori dan presisi dalam praktek.
Munculnya segmentasi pasar sebagai strategi sekali lagi memberikan bukti dari
keunggulan konsumen dalam ekonomi kontemporer Amerika dan kekayaan imbalan yang
dapat hasil dari penerapan ilmu pengetahuan untuk masalah pemasaran.
Segmentasi
pasar terdiri dari melihat pasar yang heterogen (satu dicirikan oleh permintaan
yang berbeda) sebagai sejumlah pasar homogen yang lebih kecil dalam menanggapi
preferensi produk yang berbeda di antara segmen pasar yang penting. Demikian
pula, kerja dengan diferensiasi produk sebagai strategi cenderung dibatasi
dengan pencapaian tingkat pemasaran biaya yang tidak dapat dipertahankan.
Faktor harga ini cenderung untuk menentukan batas-batas zona di dalam yang
kerja dengan pemasaran strategi atau campuran strategi ditentukan oleh sifat
pasar .
Segmentasi tingkah laku mengelompokkan pembeli berdasarkan pada pengetahuan, sikap, penggunaan atau reaksi mereka terhadap suatu produk. Banyak pemasar yakin bahwa variabel tingkah laku merupakan awal paling baik untuk membentuk segmen pasar.
Karakteristik demografis yang paling sering digunakan sebagai dasar untuk segmentasi pasar antara lain: Usia, Gender (jenis kelamin), Status perkawinan, Pendapatan, pendidikan, dan pekerjaan, dsb. Demografis membantu menemukan pasar target atau sasaran. Informasi demografis merupakan cara yang paling efektif dari segi biaya dan paling mudah diperoleh untuk mengenali target. Data-data demografis lebih mudah diukur daripada berbagai variabel segmentasi lain. Berbagai variabel denografis mengungkapkan kecenderungan yang memberikan isyarat berbagai peluang bisnis, seperti pergeseran usia, jenis kelamin, dan distribusi penghasilan.
Studi segmentasi pasar direncanakan untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan berbagai kelompok spesifik, sehingga barang dan jasa khusus dapat dikembangkan dan ditingkatkan untuk memuaskan kebutuhan setiap kelompok. Studi segmentasi juga digunakan untuk menuntun perancangan ulang atau pengaturan ulang posisi produk tertentu atau penambahan segmen baru. Riset segmentasi digunakan oleh para pemasar , berbagai stasiun TV dan radio sampai surat kabar dan majalah untuk: Menutup kesenjangan produk, Mengenali media yang paling cocok untuk menempatkan iklan, Menentukan karakteristik pemirsa dan pendengar serta mengumumkan temuan-temuan untuk menarik para pemasang iklan yang mencari pendengar yang serupa.
Sukses
dalam kegiatan pemasaran perencanaan mensyaratkan penggunaan yang tepat dari
baik diferensiasi produk dan pasar segmentasi sebagai komponen strategi pemsaran. Kemampuan bisnis untuk merencanakan dalam hal ini cara tergantung
pada pemeliharaan aliran informasin pasar yang dapat disediakan oleh pemasaran
penelitian serta pemanfaatan penuh teknik yang tersedia akuntansi biaya dan
analisis biaya.
Biaya infomasi
sangat penting karena batas atas yang segmentasi pasar dapat dilakukan sebagian
besar ditentukan oleh produksi pertimbangan biaya. Ada batas yang keberagaman
dalam penawaran pasar dapat dilakukan tanpa mengemudi produksi biaya di luar
batas praktis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar