Minggu, 06 Januari 2013

PELESTARIAN NILAI BUDAYA



         Dalam melestarikan nilai-nilai budaya banyak sekali langkah-langkah yang diambil masyarakat agar budaya itu tidak punah. Salah satunya dengan cara pemberdayaan masyarakat dan pengenalan terhadap peninggalan sejarah dan budaya melalui dibangunya suatu museum budaya agar semua peninggalan budaya dapat terangkum dan tersimpan dengan baik supaya kita dapat memperoleh informasi berkenaan dengan sejarah panjang leluhur dan akan terjadi tranformasi nilai dari generasi terdahulu ke generasi sekarang.
           Kebudayaan adalah satu keseluruhan yang kompleks, yang terkandung di dalamnya pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat-istiadat dan kemampuan-kemampuan yang lain serta kebiasaan-kebiasaan yang didapat oleh manusia sebagai anggota dari suatu masyarakat. Untuk itu nilai-nilai budaya merupakan suatu bagian yang sangat penting untuk dilestarikan. Banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh dari melestarikan nilai-nilai budaya, salah satunya yaitu bidaya sebagai perekat bangsa.
                Nilai-Nilai Budaya adalah Perekat yang sangat kuat untuk mempersatukan suatu Bangsa. Hal ini disadari betul oleh para founding fathers bangsa kita, maka mereka membangun negara diatas landasan kebudayaan. Sayangnya, hingga hari ini pun banyak ilmuwan kita yang tidak memahami hal ini. Mereka masih beranggapan bahwasanya Budaya Nusantara hanyalah sebuah Mitos.
             Keberadaan peninggalan sejarah serta adat istiadat budaya masyarakat perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah untuk dilestarikan keberadaanya, karena keberadaanya dapat dijadikan sumber bagi upaya pengenalan nilai warisan budaya kepada generasi muda saat ini. Memang upaya untuk melestarikan peninggalan sejarah yang tersebar di situs sejarah bukanlah suatu pekerjaan yang mudah dan tanpa biaya, karena upaya ke arah itu selalu berbenturan dengan kepentingan ekonomi sesaat dengan alasan pembangunan sehingga tidak heran jika di daerah lain banyak situs-situs sejarah beralih fungsi menjadi kawasan pemukiman atau industri. Hal ini terjadi karena kurangnya rasa peduli pemerintah, termasuk pemerintah daerah untuk mempertahankan dan melestarikan keberadaan situs sejarah tersebut. Mereka lebih mengedepankan kepentingan ekonomi sesaat dan kepentingan segelintir orang tanpa berfikir untuk jangka panjang bagi generasi berikutnya.

Secara ilmiah dalam kondisi kehidupan masyarakat yang telah semakin berkembang dan modern, tentu segala aktivitas selalu diperhitungkan fungsi dan kemanfaatnya bagi kepentingan hidup manusia dalam masyarakat dengan landasan kebaikan dan kebaikan dan kebenaran. Tidak menilai unsur kebudayaan secara subyektif, melainkan menggunakan penalaran kausalitas yang logis sesuai dengan kehendak dan kepentingan masyarakat setempat. Hal ini berarti masyarakat setempat selayaknya mampu memilih dan memberikan penilaian terhadap fungsi kebudayaan yang telah ada, dan masyarakat harus berani menolak nilai-nilai yang tidak sesuai lagi atau nilai-nilai budaya asing yang cenderung merusak prinsip kepribadian bangsa secara umum.

Untuk mendukung upaya pencapaian tujuan ini perlu pertajaman peranan masyarakat adat dengan beberapa cara, yaitu:
a.       Pematangan pemahaman masyarakat terhadap sarana material baru yang berhubungan langsung dengan teknologi baru pembangunan
b.      Membentuk kebiasaan kehidupan baru yang berhubungan produk-produk baru
c.       Membentuk kelompok kerja baru secara rasional ekonomis
d.      Membentuk kesadaran baru yang mendukung perubahan dan modernisasi
e.       Mengupayakan kenaikan imbalan sosial ekonomis untuk menuju perbaikan kesejahteraan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar